Jumat, 31 Mei 2013

Bidang Profesi berkaitan dengan Teknik Informatika

Bidang Profesi berkaitan dengan Teknik Informatika
http://widyagama.ac.id/informatika/wp-content/themes/eBusiness/images/date.pngMarch 1st, 2012 http://widyagama.ac.id/informatika/wp-content/themes/eBusiness/images/user.pngadmin
1. System analyst
System analyst merancang solusi IT baru untuk meningkatkan efisiensi bisnis dan produktifitas. Pekerjaannya dapat untuk ekstrenal client atau internal client (seperti departemen dalam organisasi yang sama).Bekerja secara dekat dengan client, analyst memeriksa model bisnis dan aliran data, mendiskusikan penemuan mereka dengan client, dan merancang solusi IT yang tepat.Mereka menghasilkan sketsa rancangan dan meminta sistem IT baru, menentukan operasi yang akan dijalankan oleh sistem, dan cara data akan dilihat oleh user, memberikan rancangannya pada client dan setelah disetujui, bekerja secara dekat dengan tim client untuk mengimplementasikan solusi.
2. Software engineer
Software engineer meneliti, merancang, dan men-develop sistem software untuk memenuhi keperluan client. Setelah sistem sudah secara penuh dirancang software engineer lalu diuji, debug, dan memelihara sistem. Mereka perlu memiliki pengetahuan berbagai macam bahasa pemrograman komputer dan aplikasi, ini karena luasnya bidang kerja yang dapat terlibat didalamnya.
Software engineer kadangkali merupakan computer programmer atau software developer. Bergantung pada tipe organisasi, software engineer dapat menjadi spesialis dalam sistem atau aplikasi. Software engineering merupakan salah satu profesi IT yang paling popular.


3. Network engineer
Network engineer bertanggungjawab untuk memasang dan mendukung komunikasi jaringan komputer dalam organisasi atau antar organisasi. Tujuannya adalah untuk memastikan operasi yang lancar dari jaringan komunikasi untuk menyediakan performance yang maksimum dan ketersediaan untuk user (staff, client, customer, supplier, dan lain-lain).
Network engineer bekerja secara internal sebagai bagian dari tim pendukung IT di organisasi atau secara eksternal sebagai bagian dari perusahaan konsultansi networking dengan beberapa client.
4. Application developer
Application developer menerjemahkan kebutuhan software ke dalam kode pemrograman singkat dan kuat. Kebanyakan akan mengkhususkan pada lingkungan development tertentu seperti computer games atau e-commerce, dan akan memiliki pengetahuan yang dalam pada beberapa bahasa komputer yang bersangkut-paut. Peranannya meliputi menulis spesifikasi dan merancang, membangun, menguji, mengimplementasikan dan terkadang yang membantu aplikasi seperti bahasa komputer dan development tool.
Application developer bekerja dalam range yang luas pada sektor bisnis seperti sektor publik, biasanya menjadi bagian dari tim dengan IT professional lainnya seperti system/busineess analyst dan technical author. Mereka bekerja pada produk umum yang dapat dibeli atau untuk client individual menyediakan bespoke solutions.
5. Manajer Sistem Informasi
Manajer sistem informasi bertanggungjawab pada sistem komputer dalam perusahaan, mengawasi pemasangan, memastikan sistem backup berjalan dengan efektif, membeli hardware dan software, menyediakan infrastruktur teknologi ICT untuk organisasi, dan berkontribusi dalam kebijakan organisasi mengenai standar kualitas dan perencanaan strategi.
Manajer sistem informasi bekerja pada semua ukuran orgranisasi dalam industri dan sektor pelayanan, biasanya dengan staff dari teknisi, programmer, dan hardware melapor pada manajer.
6. Konsultan IT
Konsultan IT bekerja secara partnership dengan client, menganjurkan mereka bagaimana untuk menggunakan teknologi informasi agar memenuhi sasaran bisnis atau menyelesaikan suatu masalah. Konsultan bekerja untuk memperbaiki struktur dan efisiensi dan sistem IT organisasi.
Konsultan IT dapat terlibat dalam bermacam aktivitas seperti marketing, manajemen proyek, customer relationship management (CRM) dan system development.
Mereka juga bertanggungjawab untuk pelatihan user dan feedback. Pada banyak perusahaan, tugas tersebut dilakukan oleh IT project team. Konsultan IT makin terlibat dalam penjualan dan pengembangan bisnis.
7. IT Trainer
IT Trainer umumnya merancang dan memberikan kursus dalam information and communications technology (ICT) seperti aplikasi dekstop dan software khusus perusahaan. Mereka juga menyediakan pelatihan dalam area yang lebih teknis untuk software engineer, teknisi, perancang website, dan programmer. IT Trainer bekerja pada perguruan tinggi, perusahaan pelatihan, dan dalam departemen pelatihan dari suatu perusahaan besar dan organisasi sektor publik. Banyak IT Trainer merupakan self-employed.
Ada beberapa jenis profesi yang digeluti oleh orang, salah satunya profesi TI. Profesi IT adalah profesi yang berhubungan dengan teknologi komputasi, seperti jaringan, perangkat keras, perangkat lunak, Internet, atau orang-orang yang bekerja dengan adanya teknologi. Banyak perusahaan kini memiliki departemen IT untuk mengelola komputer, jaringan, dan bidang teknis lainnya dari bisnis mereka. Jenis profesi TI ini belakangan mengalami perkemabangan yang pesat,beberapa alasaan diantaranya adalah :
- - Setiap bulan terdapat 2,7 miliar pencarian di Google.
- - Jumlah pesan tertulis yang diterima dan dikirim setiap hari melebihi jumlah total populasi bumi.
- - Terjadi 150 juta panggilan telepon setiap detik.
- - Diperkirakan lebih dari 40 exabytes (4.0 x 10^10) informasi baru yang unik, yang diproduksi dunia setiap tahunnya.
Melihat alasan di atas, tak pelak lagi Teknologi Infomasi dan Komunikasi (TIK) menjadi salah satu profesi yang cukup diperhitungkan. TIK meningkatkan kapasitas intelektual seseorang, karena dengan bantuan TIK, kecerdasan dan kapasitas seseorang dapat ditingkatkan.
Secara umum, pekerjaan di bidang teknologi informasi setidaknya terbagi dalam 3 kelompok sesuai bidangnya.
a. Kelompok pertama, adalah mereka yang bergelut di dunia perangkat lunak (software), baik mereka yang merancang system operasi,database maupun system aplikasi.
Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
§ Sistem analis, merupakan orang yang abertugas menganalisa system yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa system yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain system yang akan dikembangkan.
§ Programer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan system analis, yaitu membuat program ( baik aplikasi maupun system operasi ) sesuai system yang dianalisa sebelumnya.
§ Web designer, merupakan orang yang melakukan kegiatan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
§ Web programmer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer, yaitu membuat program berbasis web sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.

b. Kelompok kedua, adalah mereka yang bergelut di bidang perangkat keras (hardware).
Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
§ Technical engineer, sering juga disebut teknisi, yaitu orang yang berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat system computer.
§ Networking engineer, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan computer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya.

c. Kelompok ketiga, adalah mereka yang berkecimpung dalam operasional system informasi.
Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
§ EDP Operator, adalah orang yang bertugas mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.
§ System Administrator, merupakan orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap system, memiliki kewenangan menggunakan hak akses terhadap system, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah system.

Beberapa profesi TI dapat didefinisikan secara spesifik yaitu :
1. - Operator
Bertugas menangani system operasi computer, menghidupkan dan mematikan mesin, melakukan pemeliharaan system computer, dan memasukkan data. Tugas operator bersifat regular dan baku.
2. - Teknisi Komputer
Memiliki kemampuan spesifik, baik dalam bidang hardware maupun software, dan mampu menangani problem-problem yang bersifat spesifik.
3. - Trainer
Bertugas melatih keterampilandalam bekerja dengan komputer.
4. - Peneliti
Memiliki tugas menemukan hal-hal barudi bidang TI, teori, konsep, atau aplikasi.
5. - Konsultan
6. Bertugas untuk menganalisa hal-hal yang berhubungan dengan TI dan memberikan solusi terhadapa masalah yang dihadapi. Penguasaan masalah menjadi sangat penting.
7. - Project Manager
Bertugas untuk mengelola proyek pengembangan software , meyakinkan agar pengembangan software dapat berjalan dengan lancar, menghasilkan produk seperti yang diharapkan, menggunakan dana dan sumber daya lain seperti yang telah dialokasikan.
8. - Programmer
Memiliki kemampuan membuat program berdasarkan permintaan, menguji dan memperbaiki program, dan mengubah program agar sesuai dengan sistem. Penguasaan bahasa pemrograman sangat ditekankan.
9. - Grafik Designer
Bertugas membuat desain grafis, baik itu web maupun animasi.Grafik desainer perlu menguasai web design dan aplikasi berbasis web.
10. - Network Specialist
Memiliki kemampuanmerancang dan mengimplementasikan jaringan komputer, dan mengelola jaringan komputer. Network specialist bertugas mengontrol kegiatan pengolahan data jaringan,
memastikan apakah sistem jaringan komputer berjalan dengan semestinya, dan memastikan bahwa tingkat keamanan data sudah memenuhi syarat.
11. - Database Administrator
Mengelola basis data pada suatu organisasi seperti kebijakan tentang data, ketersediaan dan integritas data, dan standar kualitas data. Ruang lingkup meliputi seluruh organisasi/ perusahaan.
12. - Sistem Analis dan Designer
Melakukan analisis terhadap sebuah sistem dan mengidentifikasi kelebihan, kelemahan, dan problem yang ada, dan membuat desain sistem berdasarkan analisis yang telah dibuat. Keahlian yang diperlukan antara lain memahami permasalahan secara cepat dan akurat dan berkomunikasi dengan pihak lain. (Lukito Edi Nugroho)

Beberapa profesi TI yang lebih khusus dilihat dari bidang pekerjaannya antara lain :
- - Bidang teknik pemrograman perangkat lunak yaitu application engineer, game programmer, computer programmer, O/S designer/engineer, S/W application architect .
- - Bidang media interaktif diantaranya : web designer, web master, 3D animator, virtual , reality specialist, multimedia producer, dan graphic artist.
- - Bidang sitem jaringan diantaranya : network administrator, network technician, PC support specialist, telecom network specialist, data communication specialist, dan security administrator.
- - Bidang layanan dan dukungan informasi diantaranya : technical support engineer, technical writer, instructional designer, application integrator, database administrator, enterprise system engineer, dan help desk specialist. (Sixplore)

Etika profesi memuat prinsip atau norma-norma dalam kaitanya dengan hubungan antara para profesi TI yang lain, dengan para pengguna jasanya,dan juga antara organisasi profesi lainya. Seorang profesional tidak dapat membuat program semaunya sendiri, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti:
- - untuk apa program tersebut dibuat
- - program yang dibuat nantinya harus sesuai dengan pemakai
- - harus menjamin keamanan (security) sistem kerja program tersebut.

Seseorang yang memiliki profesi di bidang IT harus memiliki :
a. - Kompetensi, dimana seseorang tersebut harus mengembangkan keahlian atau kompetensi yang ia punya.Untuk memperdalam dan memperbaharui pengetahuan dan keterampilannya sesuai tuntutan profesinya.
b. - Profesional dalam menjalankan profesinya
c. - Tanggung jawab atas apa yang telah ia perbuat. (Bayu)

Organisasi Profesi di bidang IT Indonesia


Organisasi Profesi di bidang IT Indonesia:

1.      IPKIN (Ikatan Profesi Komputer dan Informatika Indonesia) Sebagai organisasi nirlaba independent yang beranggotakan para profesional dalam bidangKomputer dan Informatika, IPKIN bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan dan pengembangan teknologi Komputer dan Informatika diIndonesia guna menunjang Pembangunan Nasional.
2.      APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) untuk melakukan beberapa program kunci yang dinilai strategis untuk pengembangan jaringan internet di Indonesia. Program-program tersebut adalah :
  • Tarif Jasa Internet
  • Pembentukan Indonesia-Network Information Center (ID-NIC)
  • Pembentukan Indonesia Internet Exchange (IIX)
  • Negosiasi Tarif Infrastruktur Jasa Telekomunikasi
  • Usulan Jumlah dan Jenis Provider
Program Pengusulan Tarif Jasa Internet dan Negosiasi Tarif Infrastruktur Jasa Telekomunikasi telah berhasil dilaksanakan dengan baik dengan keluarnya beberapa keputusan pemerintah, yakni :
  • Surat Keputusan MENPARPOSTEL R.I. Nomor KM.59/PR.301/MPPT-96 tanggal 30 Juli 1996 tentang Tarif Jasa Internet.
  • Surat Keputusan MENPARPOSTEL R.I. Nomor KM.2/PR.301/MPPT-97 tanggal tentang Tarif Jasa Sirkit Langganan (Leased Circuit) Termasuk penjabarannya, Sesuai Surat SEKJEN DEPARPOSTEL R.I. Nomor PR.301/9/5/PPT-97 tanggal 28 Februari 1997 yang menyatakan bahwa Penyelenggara Jasa Internet adalah Operator Jasa Telekomunikasi.
UU ITE (Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik) sudah disahkan menjadi UU dengan nomor 11/ 2008. UU ini antara lain mengatur:
• Pornografi di Internet
• Transaksi elektronik
• Etika penggunaan Internet
• Munculnya e-Announcement sebagai cikal bakal e-Procurement. E-Procurement mampu mengurangi kerugian negara akibat penyelewengan dalam pengadaan barang dan jasa
• Adanya blue print sisfonas semenjak 2002


Tidak ada komentar:

Posting Komentar